Saya tau
Setiap tarikan nafas itu sangat berarti....
Setiap detakan jantung itu amat bermakna...
Tapi tanpa ada KAMU itu HAMPA !!!
Mungkin rasa itu aneh.
Yang menggetar dari dada menuju ingatan!
Sakit Jika dirasa....
Siksa bila tetap bertahan.
Rasa yang aku suka.
Itulah Rindu .....
Hahaha *abaikan :D
Rabu, 15 Februari 2012
Secangkir Lamunan di Pagi Hari
Edit Posted by Audrey Tatia with No commentsAku mengingat banyak hal. Mengingat banyak kenangan. Teringat banyak orang. Yang intinya, ini RINDU yang mengusik...
Teringat 1th yg lalu, 2th, 3th.... 20th yang lalu. Bukan.... Bukan karena ini tahun baru. Hanya saja pagi ini secangkir teh maniss hangat masuk ke mulut turun ke tenggorokan sampai ke perut, hangatnya menjalar memenuhi setiap sela-sela kecil di dalam tubuh. Ada yang bergetar di dada. Ada yang menggelitik di ingatan. Kadang membuat seutas senyum kecil dibibir. Terlebih mengingat hal lucu... Ingin tertawa terbahak. Tapi nyatanya cerita pahit lebih menyempitkan ingatan. Dan nakalnya mata ini tak mampu menyembunyikan rasa yang menyesak di dada. Tak tahu malu air mata pun menetes perlahan lahan...
Rasa ini menyiksa. Sejauh apapun aku menghindar dan menjauh tapi pintarnya rindu selalu tau jalan menuju ingatan....
Memang hidup terus berjalan dan harusnya memikirkan masa depan bukan mengingat masa lalu. Tapi setiap jengkal kenangan dalam hidupku tak dapat aku lupakan!!!
~Pagi di teras rumah.... Aku Rindu kalian semua yang pernah hadir dan mengisi cerita hidupku.
*teh manisnya udah habis...Galaunya pun udahan :-D*
Senja di atas tower air
Edit Posted by Audrey Tatia with No commentsKita temukan suasana berbeda saat itu, Kawan! Ada dunia kecil yang kita ciptakan sendiri. Tangga kayu itu kita jadikan pijakan untuk menyambanginya.
Awalnya memang gila dan kurang kerjaan. Tapi lama-lama jadi rutinitas yang dirindukan. Setiap senja kita berlomba siapa yang lebih dulu sampai di tempat indah itu. Mengabaikan teriakan si Ibu Kost yang khawatir (entah risih) melihat 3 Gadis memanjat tangga dan nongkrong di atas tower air. Disusul seorang cowok, semakin berdesak-desakkan lah kita... :D
Ada keindahan disana. Memandang takjub karya Tuhan. Kita lihat luasnya jagat raya. Indahnya langit senja yang menguning. Menyaksikan matahari yang hendak pamit pulang ke peraduannya. Atau sekedar menikmati semilir angin yang mengeringkan keringat kita setelah lelah seharian bekerja. Subhanallah, kita bertafakur disana.
Dan disela ketakjuban itu kita berbagi cerita. Ada banyak kisah dalam hidup kita masing-masing sampai akhirnya kita terdampar di Kost mungil itu.
Cerita-cerita kalian masih terbungkus rapi dibenakku. Doakan aku tetap mengingatnya sampai suatu hari nanti jika kalian ada waktu kita bertemu habiskan senja kita diatas tower air itu lagi. Kita bahas lagi cerita itu.
~Menunggu Senja di hari Senin, 2 Januari 2012~
Ika, Mpit, Arif ..... Naik tower air lagi yuk \(•ˆ⌣ˆ•)/
Mentari di Awal Januari
Edit Posted by Audrey Tatia with No commentsSunting
Mentari di Awal Januari
oleh Audrey Tatia pada 3 Januari 2012 pukul 12:34 ·
Lihat di ufuk timur dia bangun dari peraduannya bergegas mengemban tugas dari Sang Penguasa Alam. Surya
bersinar menyingkap awan mendung yang mengahalangi jalannya menyebarkan cahaya. Menerobos sela-sela kecil, mengusir setiap kegelapan sisa malam.
Sinar itu adalah harapan. Sedang kegelapan adalah tembok penghalangnya. Aku ingin menjadi mentari di pagi hari, yang setiap akan bersinar ia punya semangat.
Aku menyelami harapan-harapan yang selama ini aku rangkai dalam benakku. Harapan ini harus menjadi nyata... Aku harus mewujudkannya, membuktikan pada dunia bahwa aku bukanlah ilusi!!! Aku harus keluar dari jeratan kepompong ini dan bermetamorfosis menjadi kupu-kupu cantik yang terbang sesuka hati menghinggapi bunga-bunga.
Aku akan buktikan pada mereka yang tertawa saat ini karena melihatku terpuruk, terjatuh dan menganggapku gila karena impian bodoh ini akan begitu terperangarah dan suatu saat mereka tersenyum dan memberiku semangat !
*Pagi hari saat membuka jendela kamar~ Senyum menyambutmu ^_^
DAMN!!!!!!
Edit Posted by Audrey Tatia with No commentsSebentar saja kuingat ttg kau,
Maka bukanlah senyum yang timbul,
Bukan lagi kagum yang kusanjung...
Tapi air mata itu sendiri yang memberi arti....
Cukup puas dengan timbal balik yang kurasa,
Tak pernah kuinginkan mati hanya karna keputusasaan ini!!!
Bila itu membuatmu tersenyum...
Selamat kau buat hatiku begini,,,
Tak akan ada lagi harapan yang buatku gila...
Cukup sudah kukagumi kau melebihi manusia sempurna!
Andai tidak menyimpulkannya dari satu sisi negatif akan lebih baik menggunakan logika saja untuk memahaminya,,,, karna ternyata kau tidak bisa gunakan hatimu untuk menyadari semuanya!!!
Ku anggap ini sial ku saja pernah mengenal seseorang yang dengan mudah memalingkan wajah setelah apa yg kau terima tanpa sadar!!
Langganan:
Postingan (Atom)
